PROGIB Jember Konsolidasi di Bangsalsari: Siap Kawal Kebijakan Prabowo Gibran, Berdayakan Masyarakat
Pro Garda Indonesia Bersatu (Progib) adalah Relawan yang mendukung dan mengawal program kerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Salah satu peran serta Progib, saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) turut merumuskan ide pembangunan nasional, seperti isu ibu kota Nusantara dan penurunan stunting menuju Indonesia Emas 2045.
Pernyataan itu disampaikan Ketua DPC Progib Kabupaten Jember Subakri Firdaus, saat melakukan konsolidasi organisasi di Kecamatan Bangsalsari, pada Jum’at (01/05/2026).
“Kami siap mendukung, mengawal, dan memberikan kritik membangun terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak sesuai janji kampanye,” ujarnya.
Sebagai Relawan pendukung Prabowo – Gibran, Progib berkomitmen mendukung keberlanjutan ekonomi dan penguatan informasi publik.
“Untuk itu, kita perlu menguatkan Progib Jember hingga ke akar rumput,” ujarnya.
Menurut Subakri, di Kabupaten Jember sudah terbentuk PAC di 31 kecamatan, yang akan terus mengembangkan diri hingga ke 248 Desa dan Kelurahan, dan akan terus melebarkan sayap hingga menjangkau koordinator dusun (Korsun), RT/RW, hingga koordinator TPS (Kor-TPS).
“Langkah ini sekaligus menjadi persiapan menyongsong momen besar di tahun 2029. Saya instruksikan seluruh jajaran pengurus untuk solid, kompak, dan mulai mengondisikan wilayah masing-masing,” tegasnya.
Menjadi Pelindung Masyarakat Lemah
Sebagai organisasi yang memiliki kedekatan ideologis dengan pemerintahan Prabowo-Gibran, PROGIB Jember mengusung misi sosial yang kuat.
Cak Sukri, sapaan akrab Subakri, memerintahkan setiap PAC agar peka terhadap isu sosial di wilayahnya.
“Kami tekankan kepada semua PAC agar hadir membantu permasalahan masyarakat yang lemah dan tertindas. PROGIB harus mampu mengembalikan hak-hak masyarakat,” katanya.
Harapan PAC Progib Bangsalsari: Digitalisasi dan Kemandirian
Menanggapi arahan tersebut, Ketua PAC PROGIB Bangsalsari, Amir Mahmud menyatakan kesiapan menjalankan program kerja yang adaptif dengan perkembangan zaman.
Ia memfokuskan gerak organisasi pada tiga pilar utama: pemberdayaan digital, penguatan organisasi, dan sinergi kemitraan.
“Harapan kami ke depan adalah mewujudkan organisasi yang solid dan profesional. Kami ingin membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah kecamatan maupun desa agar program-program PROGIB benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Amir.
Ia juga menyoroti pentingnya kemandirian organisasi serta pembentukan generasi yang aktif, kreatif, dan memiliki daya saing budaya.
“Dengan struktur yang kuat dan program terukur, PROGIB diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan di tingkat lokal,” tandasnya.
Sumber: https://jempolindo.id/progib-jember-konsolidasi-di-bangsalsari-siap-kawal-kebijakan-prabowo-gibran-berdayakan-masyarakat/
