Relawan ProGib Nusantara Nilai Duet Prabowo-Gibran Saling Melengkapi
Sekelompok anak muda yang tergabung dalam relawan ProGib Nusantara (PGN), mendeklarasikan duet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Relawan PGN menilai, Prabowo dan Gibran sebagai figur yang saling melengkapi apabila maju sebagai capres-cawapes di Pemilu 2024.
Ketua Umum (Ketum) PGN, Hafif Assaf mengklaim, gerakan relawan itu dibuat berawal dari melihat berbagai permasalahan bangsa yang perlu diselesaikan secara kolaboratif.
“Prabowo dan Gibran pasangan Ideal yang saling melengkapi. Bapak Prabowo memiliki pengalaman militer, politik, dan bisnis mumpuni saat menjabat sebagai Menhan. Sedangkan Mas Gibran memiliki pengalaman di sektor industri usaha UMKM, pendidikan internasional, dan keterkaitan dengan basis pemberdayaan masyarakat ekonomi kerakyatan pada saat menjabat sebagai Wali Kota Solo,” ucap Hafif dalam keterangannya, Sabtu (21/10/2023).
- PGN berharap bisa menginspirasi anak muda Indonesia
Selain itu, Sekertaris Jenderal (Sekjen) PGN Abi Alamsyah menjelaskan, tujuan terbentuknya PGN, yakni agar anak-anak muda Indonesia dapat terinspirasi dari rekam jejak Prabowo-Gibran, bagaimana melanjutkan upaya Indonesia Maju dengan bersinergi antara pengalaman dan inovasi.
“Filosofi khusus terbentuknya Relawan ProGib Nusantara mencerminkan semangat perpaduan antara tradisi dan modernitas yang bersatu padu dalam visi Indonesia Emas 2045,” imbuh dia.
- Golkar usung Gibran jadi cawapres Prabowo
Sebelumnya, Partai Golkar mengusung Gibran sebagai cawapres pendamping capres Prabowo.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menilai, meski Gibran baru berusia 36 tahun, namun dianggap mampu menjalankan roda pemerintahan seperti Sutan Sjahrir yang menjadi Perdana Menteri pertama di saat usianya masih 36 tahun.
Menurut Airlangga, Sutan Sjahrir merupakan figur yang sukses memimpin pemerintahan pada masa awal kemerdekaan, di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta.
“Jadi, kalau Sutan Sjahrir bisa, maka saya yakin under 40 tahun, anak muda kita juga siap mendampingi Pak Prabowo Subianto,” kata Airlangga dalam sambutan Rapimnas di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (21/10/2023).
Airlangga menegaskan, Golkar dalam menentukan nama cawapres mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Salah satu pertimbangannya untuk menjaga stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan.
Adapun usulan Gibran menjadi cawapres itu sesuai dengan hasil rapimnas yang digelar jajaran pengurus Golkar baik di pusat maupun daerah.
“Setelah mencermati dengan seksama, dan mengedepankan kepentingan lebih besar, berdasarkan hasil pertemuan dengan para Ketua DPD tadi malam, kami rapat cukup lama, hangat, tapi semuanya konsensus, mengusulkan dan mendukung Mas Gibran Rakabuming Raka untuk dipasangkan dengan Pak Prabowo sebagai bakal calon wakil presiden RI,” imbuh dia.
- Gibran terima surat rekomendasi rapimnas Golkar
Sementara, Gibran juga sempat menyambangi Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (21/10/2023).
Setibanya di markas partai berlambang pohon beringin itu, Gibran langsung disambut oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan jajaran elite Golkar lainnya. Gibran langsung menghadiri ruangan Rapimnas Golkar yang berada di lantai dua.
Dalam kesempatan itu, Gibran bersalaman dengan sejumlah pejabat teras Golkar. Kemudian, Airlangga memberikan surat rekomendasi hasil rapimnas yang salah satu poinnya mendorong Gibran untuk maju sebagai cawapres mendampingi capres Prabowo.
Usai menerima surat hasil rapimnas Golkar, Airlangga langsung memberhentikan sementara jalannya acara.
“Dengan diterimanya surat keputusan, maka rapat pleno pertama selesai. Rapat saya skors sampai jam dua,” ujar dia Airlangga.
Sumber: https://www.idntimes.com/news/indonesia/relawan-progib-nusantara-nilai-duet-prabowo-gibran-saling-melengkapi-00-jkxzp-hl5c0n
